Wakil Gubernur Kalbar Ajak Semua Instansi Pemerintahan Manfaatkan Media Sosial

Naga Pemadam Kebakaran Merdeka Siap Meriahkan Cap Go Meh 2020

Naga Pemadam Kebakaran Merdeka Siap memeriahkan Cap Go Meh kota Pontianak tahun 2020. Hal ini disampaikan oleh Ketua Pagelaran Naga Pemadam Kebakaran Merdeka, Yusri Salim, di Pontianak, Rabu (15/1).

Yusri menyampaikan, persiapan tim mereka untuk memeriahkan Cap Go Meh Pontianak tahun 2020 sudah dimulai sejak tahun lalu, tepatnya pada Agustus 2019 mereka sudah memesan pembuatan naga pada Pak Asua, pengrajin naga di Kota Pontianak.

“Persiapan kita mulai pada Agustus 2019, kita udah pesan naga sama Pak Asua, pengrajin naga Pontianak, dia handmade buatnya tanpa mesin sama sekali,” ujarnya

Ia menyampaikan, proses pembuatan naga dari rangka, ruas, hingga pemasangan kain memakan waktu selama kurang lebih satu bulan, dibuat menggunakan tangan tanpa bantuan mesin.

“Karena handmade, prosesnya mencapai kira kira 1 bulan, dari buat rangka, ruas, sampai pemasangan kain naga,” jelasnya.

Dia menyampaikan total biaya yang dikeluarkan untuk membuat satu buah naga beserta aksesorisnya menghabiskan uang sebanyak 50-55 juta rupiah.

Pemadam Kebakaran Merdeka dari awal berpartisipasi dalam pagelaran naga Cap Go Meh selalu menggunakan naga dengan panjang 64 meter dan ruas berjumlah 17. 

Untuk memainkan naga sepanjang ini, Yusri mengatakan dibutuhkan sebanyak 120 orang pemain yang direkrut dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga anggota pemadam kebakaran swasta yang ada di Pontianak.

“Pemain naga kita rekrut pure 120 orang 

rata-rata dari anak sma, juga kita rekrut dari Pemadam Kebakaran swasta,” ungkapnya.

Yang menjadi ciri khas pada naga Merdeka adalah penggunaan aksesoris lampu yang meriah membedakannya dari naga-naga yang lain yang ada di Pontianak. Yusri sendiri menyebut naga dari Pemadam Kebakaran Merdeka sebagai naga moderen.

“Ciri khasnya naga kita dibedakan dari lampu, sudah 2 tahun ini kita menggunakan aki kering, yang lain biasanya pakai genset. Jadi pada saat naga kita main air sudah gampang meliuk-liuk , kita sendiri sebutnya naga modern,” tutupnya.

 

Jurnalis : Hafidh