FOTISMINI: Grace Carter

Grace Carter memulai debutnya pada 2017 lewat single “Silence”. Grace kemudian dipilih Dua Lipa, Haim, Mabel, Rag N Bone Man sebagai artis pembuka dalam tur mereka. Terpilih sebagai pemenang ketiga dalam BBC Sound Of 2019, poling pelaku industri musik dalam menemukan pendatang musik baru yang menjanjikan.

Grace Carter, penyanyi, penulis lagu asal London, Inggris. Terlahir sebagai mixed race yang tumbuh besar di Brighton, salah satu kawasan di Inggris yang didominasi warga kulit putih, membuatnya mengalami masa kecil yang tidak begitu menyenangkan. Ia sering ditanya darimana asalnya dan apa hubungannya dengan Ibunya, yang berkulit putih. Ditambah ketidakhadiran sosok ayah yang semakin membuat masa kecilnya semakin sulit.

Saat usia 13, Grace mendapat hadiah dari ayah tirinya, Paul Phillips, yang juga musisi dan jurnalis musik. Oleh Paul, Grace disarankan untuk menyalurkan emosinya lewat tulisan dan lagu. Ternyata benar, dengan musik, banyak membantunya belajar menerima dan memaafkan atas apa yang terjadi dalam hidupnya. Hampir semua lagu yang ditulisnya, bersama Mike Kintish, menceritakan hubungannya dan ayahnya.

Nina Simone, Lauryn Hill, Erykah Badu, Alicia Keys, Amy Winehouse sampai Adele adalah penyanyi yang disebut Grace sebagai inspirasinya. Dari mereka, Grace belajar menulis lagu dengan jujur dan berharap lagunya tersebut bisa “relate” dengan orang lain yang memiliki pengalaman hidup yang sama.

Single “Amnesia”, disebut Grace sebagai “forgiveness anthem”. Ditulisnya setelah bertemu bersama ayahnya. Lagu ini membuatnya menerima masa lalu dan meyakini bahwa memang setiap manusia pernah berbuat salah. Lagu ini juga mengingatkannya untuk tetap melanjutkan kehidupan.

Jangan ketinggalan Bujang Dare, selalu simak Fotismini, Fokus Artis Minggu ini di Volare setiap hari Sabtu pukul 2 siang dan di Senin malam pukul 10!