FOTISMINI: Polka Wars

Polka Wars, band asal Jakarta dibentuk pada 2011, beranggotakan Karaeng Adji (vokal, gitar), Billy Aulia Saleh (gitar), Xandega Tahajuansya (bass), dan Giovanni Rahmadeva (drum). Album yang dirilis, Axis Mundi (2015) dan Bani Bumi (2019), dan EP EP-NY (2017). Polka Wars masuk daftar 5 of the Best New Asian Bands oleh salah satu media Hong Kong. 

Polka Wars dibentuk oleh empat pria yang bertemu di SMA yang sama, Al-Izhar Pondok Labu. Keempatnya awalnya bergabung di band metal/hardcore berbeda. Sebelum nama Polka Wars, mereka punya wacana memakai nama Zolimental, Zinah Astral, dan akhirnya Polka Walks. 

Polka Wars memenangkan kompetisi yang disponsori Converse, lalu memperoleh kesempatan rekaman di Converse Rubber Tracks Studio, Brooklyn, New York pada Mei – Juni 2015. Artis, band lain yang juga dinominasikan adalah Stars and Rabbit, Barefood, Seaside, dan Monkey to Millionaire. “Rangkum” adalah lagu pertama Polka Wars yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Terdapat pada mini album EPNY rilis 2017 di bawah label Helat Tubruk.

Polka Wars mengemas deluxe set Bani Bumi dalam empat kategori, yang merepresentasikan elemen-elemen pembentukan sejarah serta konflik umat manusia, yakni: Kekuasaan (deluxe set berwarna merah), Wanita (deluxe set berwarna hijau), Harta (deluxe set berwarna kuning) dan Pengetahuan (deluxe set berwarna biru). Artwork dikerjakan seniman muda, Anindya Anugrah 

Bani Bumi diproduseri Lafa Pratomo, berisikan lagu yang bercerita tentang respon Polka Wars terhadap keresahan manusia. Seperti diantaranya patah hati, harapan, kemarahan pada yang berkuasa, mempertanyakan kemapanan, kepergian seseorang. Menurut Polka Wars, Bani Bumi adalah upaya mereka  memanusiakan lagu dan melagukan manusia. Gimana menurut Bujang Dare? 

Jangan ketinggalan Bujang Dare, selalu simak Fotismini, Fokus Artis Minggu ini di Volare setiap hari Sabtu pukul 2 siang dan di Senin malam pukul 10!