FOTISMINI: Liam Gallagher

William John Paul Gallagher atau Liam Gallagher, penyanyi yang lebih dulu dikenal sebagai frontman band Oasis dan Beady Eye. Meski pernah menyebut tidak akan melanjutkan karir musik sebagai solois, nyatanya Liam telah merilis 2 album solo yang menerima pujian kritikus musik dan sukses komersil. As You Were (2017) dan Why Me?, Why Not (2019). Kedua album solonya, meraih posisi pertama di tangga album UK. Menjadi raihan kesepuluh Liam, termasuk delapan album rilisannya bersama Oasis.

Raihan Liam di kedua album solonya dinilai sukses dibandingkan saat ia di Beady Eye, band yang dibentuknya selepas Oasis bubar. Album As You Were, menerima sertifikat platinum juga meraih penjualan vinyl tertinggi dalam 20 tahun terakhir di UK. Album tersebut diproduseri Greg Kurstin, Andrew Wyatt dan Dan Grech-Marguerat. Oleh publikasi seperti NME, Rolling Stone dan Rough Trade, album ini masuk daftar album terbaik.

Sangat mengidolakan The Beatles, khususnya John Lennon. Pada album pertamanya, Liam memberi kredit John Lennon sebagai “spirit in all tracks”. Judul album kedua, pada bagian “Why Me?”, diambil dari judul lukisan John Lennon yang dibeli Liam saat pameran lukisan seni di Munich pada 1997. Sedangkan “Why Not”, judul lukisan dari John Lennon yang dikirim mendiang istri, Yoko Ono, kepada Liam. Selain itu, nama Liam juga terdiri dari 2 nama personel the Beatles, John dan Paul. Menurut Bujang Dare, kebetulan tidak?

Kembali mempercayai Greg Kurstin dan Andrew Wyatt sebagai produser di album kedua, Why Me, Why Not? yang rilis pada 20 September 2019. Selain itu, juga diproduseri Simon Aldred dan Adam Noble. Ada juga Nick Zinner, Peter Kinderd, Homer Steinweiss, Nick Mohvson dan putra Liam, Gene Gallagher, musisi-musisi yang diajak Liam di album ini. Albumnya debut di posisi pertama tangga album UK. Single pertama, Shockwave, edisi vinylnya menjadi yang terlaris di UK sepanjang 2019.

Tidak seperti album pertama, Liam turut terlibat dalam penulisan lirik lagu. Pada single “One of Us”, diceritakannya sebagai lagu tentang keluarga, pertemanan dan naluri saling memiliki. Liam juga bercerita tentang masa mudanya dan masalah dengan seseorang yang pernah dekat dengannya. Banyak publikasi berspekulasi bahwa lagu ini menceritakan saudaranya, Noel Gallagher. Ditambah lagi dengan lirik dalam lagu yang berbunyi “You said we live forever”, mengutip lagu Oasis terfavorit Liam, Live Forever. Bagaimana menurut Bujang Dare?

Jangan ketinggalan Bujang Dare, selalu simak Fotismini, Fokus Artis Minggu ini di Volare setiap hari Sabtu pukul 2 siang dan di Senin malam pukul 10!