FOTISMINI: Kurosuke

Kurosuke adalah proyek musik solo dari penyanyi, penulis lagu, produser dan multi instrumentalis Christianto Ario Wibowo atau Ario. Ia dikenal sebagai frontman band asal Jakarta, Anomalyst, juga session player band Polka Wars dan Mondo Gascaro. Kurosuke telah merilis album perdana, Kurosuke (2018).

Kurosuke menurut Ario adalah proyek musik tanpa konsep panjang. Pengerjaan sembilan lagu di album perdananya ia kerjakan dalam 2 minggu dan membiarkan segalanya mengalir apa adanya. Ide membuat Kurosuke lahir dari rasa jenuh dan kegelisahan yang kerap membuat Ario terjaga saat dini hari. Ario juga ingin punya kegiatan di musik yang jujur apa adanya dan langsung rilis. Iya, Kurosuke adalah jawabannya.

Ario tadinya hanya merilis albumnya dalam bentuk digital. Ia tidak ingin Kurosuke terlalu besar dan terlalu jauh. Kalaupun dirilis dalam fisik, Ario ingin dirilis dalam format merchandise dan unik. Seperti dalam format kaset saat dirilis bertepatan pada Record Store Day 2018. Ario juga masih memanfaatkan kanal digital untuk memperkenalkan musiknya secara luas.

Makanan, sepertinya banyak dibawa Kurosuke dalam karyanya. Seperti judul lagu, cover single, video klip, dan tentu saja namanya. Oleh salah satu sahabat, menyarankan nama Kurosuke yang diambil dari tokoh anime Makuro Kurosuke. Tapi menurut Ario, nama Kurosuke sebenarnya diambil dari makanan favoritnya, Kukus Roti Susu Keju. Manis, gurih dan lembut, yang dirasa Ario pas dengan proyek musiknya.

Single “Little Joy” dirilis Kurosuke sebagai pengingat kepada pendengar tentang kebahagiaan sederhana yang menjadikan kita lebih bersyukur. Seperti saling bertukar cerita, menikmati lagu atau sekadar makan es krim. “Little Joy” juga salah satu band favoritnya yang didirikan musisi Rodrigo Amarante. Kurosuke akan merilis mini album berisikan 4 lagu yang ia ciptakan bersama label Berita Angkasa Record.

Jangan ketinggalan Bujang Dare, selalu simak Fotismini, Fokus Artis Minggu ini di Volare setiap hari Sabtu pukul 2 siang dan di Senin malam pukul 10!