FOTISMINI: Tulus

Muhammad Tulus Rusydi, penyanyi dan penulis lagu kelahiran Bukittingi, Sumatera Barat. Karirnya sebagai penyanyi dimulai di Bandung, saat Tulus menempuh studi di Universitas Katolik Parahyangan. Sudah aktif bernyanyi sejak kuliah dengan membentuk band Sikuai. Album yang dirilis, Tulus (2011), Gajah (2014), dan Monokrom (2016). Tulus, juga peduli dengan lingkungan, khususnya pelestarian hewan gajah. Dengan kampanye #TemanGajah, Tulus membuka penggalangan dana untuk kalung satelit GPS yang dipasangkan di gajah. Ngomong-ngomong soal gajah, tahukah Bujang Dare, video klip gajah, Tulus menghadirkan seekor gajah yang bernama Yongki. Sayangnya, Yongki ditemukan tewas dibunuh dan diambil gadingnya. Rolling Stone Indonesia menobatkan Tulus sebagai Editor’s Choice: Rookie of the Year 2013. Pada 2015-2017, Tulus berhasil memenangkan penghargaan di Anugerah Musik Indonesia Award. Kategori yang diraih diantaranya, Artis Solo Pria Pop Terbaik, Pencipta Lagu Pop Terbaik, Album Pop Terbaik. Kali pertama, Tulus, melakukan rekaman di Praha, Republik Ceko, untuk album Monokrom (2016). Menghadirkan setidaknya 50 musisi dari The City of Praha Philharmonic Orchestra. Masih bekerja sama dengan produser Ari Renaldi, seperti dua album sebelumnya. Beberapa kali mengajak seniman tanah air dalam karyanya. Seperti seniman teater boneka dari Yogyakarta, Papermoon Puppet Theatre, pada video klip Manusia Kuat. Lalu ada Melati Suryodarmo, pada video klip Ruang Sendiri. Juga, Kendra Paramita sebagai ilustrator sampul single terbarunya, Labirin. Dalam Labirin, Tulus menceritakan sudut pandang pria yang merasa bingung dengan rumitnya wanita. Diibaratkan seperti labirin yang berbelok-belok, seperti rasi bintang yang rumit dipelajari.