Festival Meriam Karbit sebagai Ajang Pelestarian Budaya

Festival meriam karbit untuk pelajar SMA/sederajat menjadi salah satu agenda dalam rangka Hari Jadi Kota Pontianak yang ke-248. Di tahun ini, lomba diikuti oleh 7 tim .

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak, Syarif Saleh mengapresiasi digelarnya festival meriam karbit bagi kalangan pelajar ini.

Menurutnya, meriam karbit sebagai bagian dari kebudayaan yang dimiliki Kota Pontianak harus selalu diingat dan dikenal oleh masyarakat. Terlebih, kemunculan meriam karbit ini merupakan cikal bakal berdirinya Kota Pontianak. 

Dirinya berharap, festival serupa terus digelar setiap tahun dan semakin banyak pelajar yang ikut serta dalam festival ini supaya mereka mengenal budaya daerah.

Sementara itu, Dedi Santoso selaku dewan juri menjelaskan, ada beberapa kriteria penilaian, diantaranya penampilan dari peserta, kekompakkan dari setiap tim, bunyi meriam, dan irama dentuman meriam. 

Dedi meminta untuk jangan pernah meninggalkan tradisi. Ia mengatakan, tradisi yang sudah kita jalani sejak lama dari nenek moyang, harus kita pelihara dan kita jaga kelestariannya. 


Jurnalis : Indri