Ketua Yayasan Sultan Hamid II menjadi Pembicara dalam KEP Talk 6 dengan topik “The Untold Story of Sultan Hamid II”

Pada KEP (Kampoeng English Purnama) Talk kali ini yang digelar di Jl. Purnama, Minggu (01/09/2019), hadir Ketua Yayasan Sultan Hamid II, yaitu Anshari Dimyati yang menjadi pembicara kunci. Disini ia bercerita tentang awal mula ia meneliti jejak sejarah Sultan Hamid II sebagai perancang lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, yang rupanya berasal dari Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

“Kami sangat mengapresiasi Kampoeng English Purnama yang menyediakan tempat untuk kami memberikan informasi kepada millennial dan semua kalangan bahwa Sultan Hamid II adalah putra terbaik dari Pontianak sebagai perancang lambang negara Indonesia” sebut Anshari

Anshari mengungkapkan, peran anak muda sangat penting dalam pengajuan Sultan Hamid II sebagai pahlawan nasional. Kendala yang didapatkan adalah ada beberapa wilayah yang tidak dapat dijangkau salah satunya kalangan millennial karena apa yang sudah kami lakukan  terkait dengan pelurusan pelurusan sejarah tentang lambang negara, kurangnya partisipasi dari kalangan millennial. Tetapi setelah ia menjadi pembicara di kegiatan ini dan melihat antusias dari anak muda kota Pontianak, ia menjadi optimis, perjuangan menjadikan Sultan Hamid II akan cepat terwujud dengan bantuan generasi milenial.

“Harapan saya ada tindak lanjut dari kalangan millennial untuk membuat langkah-langkah strategis dalam memproduksi kreativitas-kreativitas yang baik terkait dengan sejarah Sultan Hamid II dan lambang negara ini.” ujarnya